Review Anime Nisekoi. Awal 2026 ini, anime Nisekoi kembali jadi bahan nostalgia hangat di kalangan penggemar rom-com klasik. Meski musim kedua tayang terakhir pada 2015, seri ini hidup lagi berkat diskusi ulang di komunitas online dan rilis koleksi lengkap yang memudahkan binge-watching. Cerita tentang Raku Ichijou, pewaris keluarga yakuza yang terpaksa berpura-pura pacaran dengan Chitoge Kirisaki—putri bos geng saingan—untuk menjaga perdamaian, penuh komedi romantis, misteri kunci janji masa kecil, dan harem yang menggemaskan. Di tengah tren rom-com yang semakin populer, Nisekoi terasa timeless dengan campuran humor slapstick dan momen manis, membuatnya layak direview ulang sebagai salah satu ikon genre harem romantis yang tak lekang waktu. BERITA BOLA
Plot dan Misteri Romantis yang Menggoda: Review Anime Nisekoi
Cerita berpusat pada Raku yang menyimpan liontin janji dari gadis masa kecilnya, sambil terjebak hubungan palsu dengan Chitoge yang temperamental tapi lucu. Misteri kunci dan gembok jadi benang merah, dengan kandidat seperti Kosaki Onodera—gadis pemalu yang disuka Raku—Tsugumi Seishirou yang tomboy, Marika Tachibana yang agresif, serta pendatang baru seperti Haru Onodera dan Yui Kanakura. Plot berkembang dari komedi sekolah jadi konflik keluarga geng, turnamen cinta, hingga flashback janji masa kecil yang bikin penasaran. Dua musim anime adaptasi hingga bagian tengah manga, penuh filler menghibur tapi juga momen emosional seperti pengakuan tertunda dan jealousy lucu. Narasi lambat sengaja dibangun untuk tease shipper, membuat penonton betah meski sering frustrasi dengan progress romantis yang pelan—persis itulah pesona utamanya.
Karakter dan Animasi yang Memikat: Review Anime Nisekoi
Karakter jadi kekuatan besar: Raku biasa tapi relatable sebagai cowok bingung dikelilingi cewek cantik, Chitoge tsundere klasik yang semakin manis, Onodera best girl bagi banyak fans karena kelembutannya. Pendukung seperti Ruri Miyamoto yang cool, Shu Maiko yang konyol, dan Claude yang overprotektif tambah warna komedi. Desain visual khas dengan gaya artistik unik—head tilt ikonik, ekspresi exagerated, dan background colorful—membuat setiap adegan terasa hidup. Animasi pertarungan ringan atau chase scene dinamis, soundtrack opening catchy yang bikin langsung inget seri ini. Voice acting top-notch, terutama interaksi Raku-Chitoge yang penuh chemistry, bikin humor dan romansa terasa natural meski setting yakuza terkadang absurd.
Popularitas Abadi dan Harapan Kelanjutan
Nisekoi sukses karena formula rom-com harem yang dieksekusi sempurna: lucu tanpa murahan, manis tanpa lebay, dengan akhir manga yang memuaskan meski debat shipper tak pernah reda. Manga tamat 2016 dengan lebih dari 12 juta kopi terjual, adaptasi live-action 2018, plus epilog 10 tahun kemudian pada 2023 yang bikin fans senang. Di 2026, meski rumor musim ketiga minim, popularitasnya tetap kuat lewat rewatch dan rekomendasi baru. Banyak yang harap adaptasi lanjutan atau reboot, tapi dua musim plus OVA sudah cukup tangkap esensi cerita. Tema cinta palsu jadi nyata, persahabatan lintas geng, dan pertumbuhan karakter buat seri ini relevan lintas generasi, terutama bagi yang suka romansa ringan tapi addictive.
Kesimpulan
Nisekoi tetap jadi rom-com harem berkelas di 2026, dengan plot misterius menghibur, karakter ikonik, animasi stylish, dan popularitas yang tak pudar. Meski tak ada kelanjutan baru, seri ini sempurna untuk binge ulang saat butuh tawa dan deg-degan romantis. Bagi fans lama, nostalgia ship war yang seru; bagi pemula, pengantar ideal ke genre rom-com anime. Di era cerita cinta cepat, Nisekoi ingatkan bahwa tease lambat bisa jauh lebih memuaskan. Tontonlah, dan rasakan mengapa seri ini terus dicinta meski sudah berusia lebih dari satu dekade.

